Tampilkan postingan dengan label Grunge. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Grunge. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 April 2012

NAVICULA

Navicula adalah band grunge yang didirikan tahun 1996 di Denpasar, Bali oleh dua aktivis musik: Robi dan Dankie. Setelah melewati beberapa kali pergantian personil di tahun-tahun awal band ini dibuat, hingga terbentuklah formasi terkini yang terdiri dari: Rob (vokal, gitar), Dankie (gitar), Made (bass) dan Gembull (drum). Nama Navicula diambil dari nama sejenis ganggang emas bersel satu, berbentuk seperti kapal kecil (dalam bahasa Latin, Navicula berarti kapal kecil).

Band ini mengusung grunge sebagai warna dasar musik mereka, berpadu dengan beragam warna etnik, psychedelic, blues, alternatif, folk, progresif, dibalut rock murni. Liriknya sarat dengan pesan aktivisme dan semangat tentang Perdamaian, Cinta dan Kebebasan.

Navicula lebih dikenal aktif sebagai band indie musik, walau sempat kontrak dengan major label Sony-BMG di tahun 2004. Bersama Sony-BMG, Navicula merilis album ke-4 mereka yang berjudul, Alkemis. Namun di tahun 2007, album ke-5 mereka, Beautiful Rebel, dirilis secara independen dan band ini kembali mengobarkan semangat idealisme mereka melalui jalur indie.

Musik Navicula dipengaruhi kuat oleh alternatif rock 90-an, terutama grunge / seattle-sound dari band-band macam Soundgarden, Pearl Jam, Alice in Chains, dan Nirvana. Namun, yang membuat musik mereka menjadi sedemikian unik adalah pekatnya pengaruh budaya Bali saat ini sebagai melting-pot dunia (tempat bercampurnya beragam budaya), dan kesempatan untuk berkreasi di suatu kondisi yang sangat kontras ini.
Melalui percampuran banyak elemen, dari budaya spiritual klasik Bali, pengaruh para seniman internasional yang menetap di Bali untuk menimba inspirasi, dan modern kultur di sejumlah internasional spot yang ada di Bali, band ini memperoleh rasa asli mereka, rasa ‘golden green grunge’, rasa Navicula.


Infulence musik : grunge, alternatif, funk, blues, etnik, hardcore, metal, apa aja selain dangdut.
Visi dan Misi : Global Peace! Love! Freedom!
Alamat : Jl. Sekar Sari, Gg. VII/No. 3 Padang Galak, Sanur, Denpasar, Bali, Indonesia

Telepon : 08123619603

Email : navicula.bali@gmail.com
Homepage : http://myspace.com/naviculabali

Discography Albums :
  1. Self Protrait – 1999, Mendung Troops (Bali)
  2. K.U.T.A. (Keep Unity Through Art), 2002 – The Beat Magazin
  3. Navicore Neo Rock Club, 2003 – Navicula Music
  4. Alkemis – 2005, Sony BMG Indonesia
  5. Beautiful Rebel – 2007, Electrohell Records
  6. Salto – 2009, Zygote Records / demajors

current formation
  • Robi (vocals, guitar)
  • Dankie (guitar)
  • Made (bass)
  • Gembull (drums)

Sabtu, 14 April 2012

Besok Bubar

 BESOK BUBAR adalah salah satu band Grunge Indonesia yang berasal dari kota urban(Jakarta), dibentuk pada tahun 2006, oleh dua orang sejawat yang sama-sama ‘gila’, yaitu Amar dan Andri.. Saat ini, BESOK BUBAR beranggotakan AMAR GILL (Amar, vocal & guitar), EGY HOOHA (Egy, bass), dan SATRIA ANDRIONO (Andri, drums).



 Nama BESOK BUBAR adalah salah satu bukti keseriusan mereka. Konon, nama itu dipilih karena mereka bertekad untuk terus bermain musik sampai mati. Nama itu mengisyaratkan band ini tidak akan bubar, karena besok akan terus datang…

Selain itu, BESOK BUBAR memilih untuk tidak memainkan lagu-lagu cinta yang cengeng. Mereka memilih untuk kritis dan menyuarakan kepedulian terhadap carut-marut kehidupan politik, sosial, bahkan kehidupan beragama di negeri ini. Dengar saja lagu-lagu mereka macam Perangkap Tikus, Cuci Otak, Raksasa, Politrick dan Diskriminasi.

 BESOK BUBAR sendiri mendapat pengaruh dari band-band yang mengusung SEATTLE SOUND, seperti Pearl Jam, Nirvana, Foo Fighters, Mudhoney, Stone Temple Pilots, Soundgarden, Alice In Chains dan banyak lagi lainnya.

Dari 2005 akhir, sampai sekarang masih ada…tidak banyak cerita..hanya dua ‘’orang gila’’ yang senang main musik, mencoba tuk membentuk band yang berkualitas.. setelah bertahun-tahun(1997-2005) join di band-band yang tidak pernah solid.

Kini hanya ‘’BESOK BUBAR’’ yang benar-benar solid..secara tidak langsung nama band kami merupakan tantangan untuk terus bermain musik sampai mati..karena hari esok tak’kan pernah habis…sampai kiamat! Kiamat datang..maka hari esok pun selesai..dan ‘’BESOK BUBAR’’ juga selesai..

Sabtu, 07 April 2012

Foo Fighters

Foo Fighters adalah band rock alternatif yang dibentuk pada tahun 1994 oleh drummer Nirvana, Dave Grohl sebagai proyek tindak lanjut atas pembubaran band sebelumnya. Nama band ini diinspirasi dari UFO dan berbagai fenomena udara lain yang dilaporkan oleh pilot pesawat Sekutu di Perang Dunia II, yang dikenal dengan nama pejuang Foo (Foo Fighter).

Awalnya, Dave Grohl adalah salah satu personil Nirvana. Bersama rekannya, Kurt Cobain, Grohl telah membesarkan nama Nirvana hingga sampai ke puncak karir. Namun kebersamaan tersebut tidak berlangsung lama karena Kurt Cobain harus menghadap Tuhan terlebih dahulu. Sejak kematian Cobain, Grohl tidak tahu apa yang harus dilakukan, sehingga memilih untuk membubarkan band yang dibangunnya bersama Kurt Cobain tersebut. Setelah itu dia menjalin kerjasama denga berbagai pihak, sampai akhirnya dia menemukan partner dan mendirikan band baru bernama Foo Fighter.

Foo Fighter terdiri dari lima orang personil, yaitu Dave Grohl yang mengisi posisi vocalis, gitaris, drummer, dan percussion (1995-sekarang), Pat Smear sebagai gitaris dan backing vocal, (1995-1997, 2006–2009, 2010 – sekarang), Nate Mendel di posisi bassis (1995–sekarang), Taylor Hawkins mengisi posisi drums, percussion, dan backing vocals (1997–present), dan Chris Shiflett dengan permainan gitar dan backing vocalnya.

Album pertama Foo Fighter rilis tahun 1995 dengan tajuk FOO FIGHTERS. Sukses dengan album pertama, para pejuang Foo terus melakukan gencatan di bidang musik. Akhirnya mereka tetap dapat menunjukkan diri mereka setelah terbit album kedua berjudul THE COLOUR AND THE SHAPE(1997). Prestasi tidak hanya berhenti sampai di situ karena mereka terus meluncurkan album, yaitu THERE IS NOTHING LEFT TO LOSE (1999), ONE BY ONE (2002), IN YOUR HONOR (2005), ECHOES, SILENCE, PATIENCE & GRACE (2007). Selain itu mereka masih menggarap album berikutnya berjudul WASTING LIGHT yang rencananya akan dirilis tahun 2011 ini.

Sebelum rilis tahun 1995, anggota resmi Foo Fighters hanya Grohl. Namun akhirnya band tersebut semakin berkembang dengan bergabungnya anggota band yang lain, yaitu Nate Mendel dan William Goldsmith. Sayangnya Goldsmith keluar dari band beberapa waktu kemudian. Setelah itu posisinya digantikan oleh Pat Smear, yang kemudian disusul oleh Taylor Hawkins dan Franz Stahl. Stahl kemudian juga keluar dari band sehingga anggota Foo Fighter tinggal tersisa empat orang. Untungnya Chris Shiflett kemudian bergabung sehingga melengkapi formasi band menjadi lebih solid. Pat Smear sempat vacuum dari kegiatan Foo Fighter selama beberapa saat, namun akhirnya dia bergabung kembali. Sepanjang perjalanannya, tiga album sempat meraih penghargaan Grammy Awards sebagai Best Rock Album.

Anggota




Mantan anggota
William Goldsmith - drums, perkusi (1995-1997)
Franz Stahl - gitar (1997-1999)


Diskografi
  1. Foo Fighters (1995) - Download
  2. The Colour And The Shape (1997) - Download
  3. There Is Nothing Left To Lose (1999) - Download
  4. One By One (2002) - Download
  5. In Your Honor (2005) - Download
  6. Skin And Bones (2006) - Download
  7. Echoes, Silence, Patience & Grace (2007) - Download
  8. Wasting Light (2011) - Download

Sabtu, 31 Maret 2012

CLEOPATRA ID


Cleopatra ID adalah Band Alternative Metal yang berasal dari Cirebon-Indonesia.terbentuk pada 19 maret 2006. awalnya Cleopatra ID Ber-Genre Alternative POP, dengan mengusung genre tsb selama ±2 tahun. Cleopatra ID memang benar-benar mendapat respon yang sangat baik dari pendengar radio-radio lokal Cirebon . Setelah lama berkecimpung dalam genre tersebut, Cleopatra ID mulai berevolusi untuk mencoba genre baru. Hal itu berawal dari pengakuan sang vokalis yang menyatakan kekurang nyamanannya dengan genre sebelumnya.

Pada Januari 2009, Ryzha Cleopatra dengan membawa Bendera Cleopatra Memutuskan untuk bergabung dengan Band indie Cirebon, yaitu Imodium yang mengusung Alternative metal, Dengan kesepakatan mengubah nama baru menjadi “Cleopatra ID” Dengan mengabungkan antara Alternative Metal Dan Gothic rock sebagai Genre yang dipilih Cleopatra ID.

Dan terakhir, pada Bulan Juni 2011 Cleopatra ID mengalami perubahan personil. Dengan formasi Ryzha(vocal,keyboard), Irman(Guitar), Gilang(Drum), Fikih(Bass), lebih memilih Genre Alternative metal , yang menurut mereka lebih mudah untuk dicerna, dengan menggabungkan sentuhan-sentuhan antara Gothic dan Grunge.

Evanescence, Seether, Breaking Benjamin, dll, adalah band-band yang mempengaruhi musik Cleopatra ID seperti saat ini. Tanpa melihat siklus perkembangan pasar musik di Indonesia saat ini, Cleopatra ID tetap berharap dapat diterima teman-teman penikmat musik.

Website :

member
Ryzha Cleopatra - Vocal and Keyboard(2006-present)
Irman Permana - Guitar(2009-present)
Gilang Y.Perdana - Drum(2011-present)
Fikih Apendhy - Bass(2011-present)



 Discography

Cleopatra ID (2009-2011) - Download 
Illusion
Cahaya
Who I am
Go to Hell
Stagnate
Desire of Reckindled Fire
Desolate
Terricolous
World of Theme
Aliquid
Fortify (intro)

 Cleopatra CBC (2007)
Maya
Aku yang Bisa
Saying
Diam
Aku
Mimpi
Wolfman







Selasa, 20 Maret 2012

12 Stones

12 Stones  adalah Band nu metal/post grunge yang dibentuk pada tahun 2000 di Mandeville, Louisiana, USA. Mereka telah menjual lebih dari 2 juta copy album.
Empat  personil band  bertemu di Mandeville, Louisiana, pinggiran kecil di utara New Orleans, dan dalam waktu 15 bulan telah menandatangani untuk kontrak rekaman dengan Wind-up Records. Vokalis Paul McCoy sebelumnya ditampilkan dalam Evanescence single "Bring Me to Life", yang kemudian memenangkan Grammy.

"Shadows" dari Potter's Field digunakan dalam sebuah trailer untuk film Pirates of the Caribbean: Dead Man's Chest. " Photograph " (juga dari Potter's Field) muncul di soundtrack film tahun 2005 Elektra. "My Life" dari self-titled album mereka adalah fitur pada soundtrack The Scorpion King pada tahun 2002. "Broken" (juga dari album self-titled) menjabat sebagai lagu tema resmi untuk WWE's Judgment Day pay-per-view  in May 2002 dan "Home" (juga dari album self-titled)  lagu tsb digunakan untuk  WWE Desire video for Kurt Angle. Band ini juga merekam lagu "Let Go" secara eksklusif untuk soundtrack film Daredevil. Lagu " "Running out of Pain" dan "Back Up" yang digunakan pada Cheating Death, Stealing Life - The Eddie Guerrero Story.




Pada November 2009, 12 stones  merilis  album keempat mereka, dengan produser David Bendeth. "We Are One", single pertama dari album baru, dirilis pada 6 April. Lagu Diputar perdana pada noisecreep pada tanggal 29 Maret 2010, hari yang sama yang bocor ke radio oleh WBSX (97.9X ) di Wilkes-Barre, PA. Ia kemudian mengumumkan bahwa, meskipun maksud asli band ini untuk merekam album full-length, mereka malah akan merilis sebuah EP berjudul “The Only Easy Day Was Yesterday”, yang akan menampilkan single "We Are One". Alasan di balik mengapa band ini hanya dirilis EP meskipun mereka telah merekam album dalam jumlah lengkap, tidak pernah sepenuhnya dieksplorasi atau dijelaskan.

Baru-baru ini, " We Are One " digunakan oleh WWE sebagai lagu tema untuk faksi pemberontak yang dibentuk oleh lulusan
musim pertama, NXT dikenal sebagai The Nexus. Lagu ini juga digunakan sebagai pembukaan untuk setiap penayangan Jaringan ACC turnamen basket pada “the 2011 ACC men's basketball tournament”.   Tim Hoki The Washington Capitals NHL juga menggunakan lagu dalam video musim 2010-2011 dimainkan pada awal pertandingan kandang mereka di Verizon Center.

Pada tanggal 24 Agustus 2010, band ini mengumumkan bahwa mereka meninggalkan Wind-Up setelah sembilan tahun, Dan menyatakan "Kami merasa sudah waktunya untuk perubahan. Kami memiliki visi untuk ini band yang kita merasa paling dikejar tempat lain.  Pada tanggal 30 Desember 2010, 12 Stones mengumumkan melalui Twitter dan Facebook bahwa mereka berencana untuk merilis, album baru pada tahun 2011.

12 Stones kemudian menandatangani kontrak rekaman dengan Executive Music Group. Band ini akan merilis album baru mereka Beneath The Scars di 22 Mei, 2012



Members
  • Paul McCoy - Lead Vocals(2000-present)
  • Eric Weaver - Lead Guitar, Backing vocals(2000-present)
Past members
  • Justin Rimer
  • Brad Reynolds
  • Mike McManus
  • Kevin Dorr
  • Aaron Gainer
  • Shawn Wade
  • DJ Stange
  • Greg Trammell
  • Pat Quave
  • Larry Sharp
  • Stephen Poff





















Album
 12 Stones(2002)

Staind

Staind merupakan band post grunge/alternative metal yang dibentuk pada tahun 1995 di Springfield, Massachusetts, USA. Selama 16 tahun, band ini terdiri dari vokalis dan gitaris Aaron Lewis, gitaris Mike Mushok, bassist Johnny April, dan drummer Jon Wysocki (yang tersisa Mei 2011). Sampai saat ini, band ini telah mencatat tujuh studio album:  Tormented (1996), Dysfunction (1999), Break the Cycle(2001), 14 Shades of Grey (2003), Chapter V (2005), The Illusion of Progress (2008), dan  self-titled album (2011). Band ini telah memiliki lima chart-topping single dan terjual lebih dari 15 juta album di seluruh dunia.





Staind dibentuk pada tanggal 23 September 1995 di Springfield, Massachusetts. Awalnya, Staind sering membawakan lagu-lagu dari band2 seperti :  Korn, Rage Against the Machine, Pearl Jam, Tool, dan Alice in Chains,  dan bermain di klub lokal (paling sering bermain di Club Infinity) selama setahun setengah. Staind merilis album debut mereka,  Tormented, pada bulan November 1996, mengutip pengaruh Pantera dan Machine Head. Sampai saat ini, album ini sulit diperoleh, karena hanya empat ribu eksemplar awalnya dijual.

Pada saat itu, Staind memperoleh slot konser dengan Limp Bizkit melalui teman lama Justin Cantor. Tak lama sebelum kinerja, vokalis Limp Bizkit Fred Durst terkejut melihat cover album yang aneh dan dinilai gagal, akhirnya Persepsinya berubah, setelah terkesan dengan kinerja mereka.


 




Album






Member

Alter Bridge

Revolusi band Post Grunge "CREED" yang pernah ngetop dengan single "My Sacrifice" lewat nama baru dan vokalis baru.

ALTER BRIDGE adalah Mark Tremonti(gitar/vokal), Brian Marshall(bass) dan Scott Phillips(drum) yang notabene adalah mantan personil CREED ditambah Myless Kennedy, mantan personil MAYFIELD FOUR, sebagai pengisi vokal.

"Setelah apa yang diperoleh CREED secara profesional, saya merasa sekarang saatnya untuk lebih memfokuskan pada cita-cita saya pribadi. Salah satu cita-cita saya adalah untuk kembali ke akar musik rock r16;nr17; roll yang lebih kental. Setelah CREED memutuskan untuk bubar, rekan seperjuangan saya, Scott Phillips, dan saya memulai untuk nge-jam bareng lagi. Dan akhirnya kami sadar kalau kami ternyata mempunyai visi yang sama dan hebatnya lagi, kami berdua sepakat untuk kembali memulainya dari mula," aku Mark Tremonti panjang lebar tentang ide awal terbentuknya ALTER BRIDGE.

Debut pertama ALTER BRIDGE dituntaskan dalam album bertajuk One Day Remains dan dibidani oleh produser kawakan Ben Grosse (Filter, Fuel, Sevendust). Kebanyakan lagu-lagu dialbum ini dicuplik dari permainan riff gitar dan melodi Tremonti yang dimainkan iseng-iseng dan direkam di r16;handheld recorderr17; mungil miliknya. "Track pertama yang kukerjakan adalah "Shed My Skin"-digali dari pengalaman masa lalu saya yang telah melahirkan diri saya hari ini. Dari segi lirik, aku sangat memikirkan lebih detil dibanding pengerjaan album sebelumnya," papar Tremonti, "Banyak lagu-lagu disini bertemakan sangat pribadi, contohnya "In Loving Memory" yang bercerita tentang mendiang ibu-ku."

Dengan hadirnya Tremonti, Phillips dan Marshall yang pernah berada dalam satu grup, tak diayalkan lagi jika keberlanjutan mereka dalam ALTER BRIDGE masih menyiratkan benang merah dengan CREED, namun kali ini dengan nafas yang lebih dinamis dan lagu yang bisa dibilang lebih bagus musikalitasnya. Dalam "Open Your Eyes" yang juga menjadi single pertama dari album ini, terlihat sekali runtutan komposisi yang menampilkan Tremonti beryanyi lebih harmonis dari sebelumnya walau sambil memetik melodi. Kehadiran Myless yang juga sebagai gitaris tandem dengan kemampuan pendekatan vokalisasi yang mengagumkan, dia telah melahirkan lagu-lagu ALTER BRIDGE menjadi mantab didengar.

Jika disimak track demi track dalam album One Day Remain, band ini rupanya ingin kembali lagi ke akar rock di-era 70r17;an. Seperti yang dipaparkan Tremonti, "Kembali ke r17;70, adalah hal yang menakjubkan karna permainan melodi rock di era ini lebih ditonjolkan. Melodi adalah inti dari semua lagu. Melodi-lah yang berperan dalam sebuah pertunjukan, dan sebuah pertunjukan tidak berarti apapun tanpanya!".










Member


Album

Senin, 19 Maret 2012

Breaking Benjamin

Breaking Benjamin merupakan band Alternative Metal/Post Grunge dari Wilkes-Barre, Pennsylvania, USA. terdiri dari Benjamin Burnley, Aaron Fink, Mark Klepaski dan Chad Szeliga.

Sejarah
Formasi (1998-2001)
Sebelum di Breaking Benjamin, Ben Burnley adalah seorang pemain solo. Dia kemudian datang dengan nama band, “Breaking Benjamin,” setelah melakukan kinerja penutup Nirvana. Pada akhir pertunjukan, Ben menjatuhkan microfon hingga retak, lalu  ia meminjam pada seseorang disana, lalu pemilik mikrofon itu berjalan ke panggung dan berkata, “Saya ingin berterima kasih kepada anda karena meretakan mikrofon sialan saya.”atas dasar itulah Ben memberi nama "Breaking Benjamin".
Pada tahun 1998, Burnley dan gitaris Aaron Fink, bersama-sama dengan Nick Hoover dan Chris Lightcap membentuk band Breaking Benjamin. Akhirnya Burnley ingin mencoba sesuatu yang berbeda dan pergi ke California untuk mencoba beberapa materi baru. Ben Burnley segera pindah kembali ke Pennsylvania dan memulai sebuah band bernama Plan 9 dengan drummer Jeremy Hummel. Awalnya band ini beranggotakan 3 orang. Lineup yang terdiri dari Burnley pada vokal dan gitar, Hummel pada drum, dan Jason Davoli pada bass. Pada satu pertunjukan, Burnley berkata “Terima kasih, kami Breaking Benjamin”, dan dengan demikian reklamasi nama dari tahun 1998.



Pembubaran
  Setelah memutuskan vakum dari dunia musik beberapa waktu lalu, akhirnya  Breaking Benjamin mengmumumkan pembubaran grup mereka. Keputusan band asal Pennsylvenia, AS, ini berawal setelah pentolan band Benjamin Burnley memecat gitarisnya Aaron Fincke dan basisnya Mark Klepaski.

Pengumuman pemecatan yang dilakukan melalui sebuah surat elektronik itu juga diawali insiden sengketa lagu Blow Me Away yang diremix oleh Fincke dan Klepaski tanpa persetujuan Benjamin. Kemudian, Benjamin menyeret mereka ke meja hijau untuk menyelesaikan sengketa lagu tersebut.

Seperti yang dikutip Aceshowbiz.com, Rabu (3/7/2011), Dalam dokumen gugatan yang diajukan Juni lalu, Benjamin mengklaim dua mantan anggota bandnya itu menandatangani kesepakatan dengan label rekaman Hollywood Records untuk meremix lagu mereka tanpa persetujuannya. Dalam kompensasi, ia menuntut uang senilai US$ 250.000.

Selain itu, Benjamin juga menuntut untuk kepemilikan eksklusif nama band di bawah perjanjian mereka. Namun, Fincke dan Klepaski menolak permintaan itu. Mereka berpendapat, perjanjian yang mereka buat 2009 lalu berisi tentang izin Benjamin untuk keluar sementara itu sudah tidak valid karena mereka memutuskan absen pada Juni 2010 karena penyakit yang diderita Benjamin.(ADO) 


Breaking Benjamin Are :
Benjamin Burnley - lead vocals, rhythm guitars
Aaron Fink - lead guitars
Mark Klepaski - bass
Chad Szeliga - drums, percussion

Albums
Saturate (2002) Download
We Are Not Alone (2004) Download
Phobia (2006) Download
Dear Agony (2009) Download
Dear Agony (Japanese Import) Download

Single
"Polyamorous"
"So Cold"
"Sooner or Later"
"The Diary of Jane" Download IDWS By drayensp
"Breath"
"I Will Not Blow"
"Give Me a Sign(forever and ever) " Download

Lyric

30 Second To Mars

30 Seconds to Mars adalah sebuah band post grunge/rock alternatif dari Los Angeles, Amerika. Band ini dibentuk pada tahun 1998 oleh aktor Jared Leto dan saudaranya, Shannon Leto. Saat ini, anggota band terdiri dari Jared Leto (vokal), Tomo Miličević (gitar) dan Shannon Leto (drum)

Formasi

Dibentuk pada tahun 1998 oleh aktor Jared Leto dan saudaranya, Shannon, 30 Seconds to Mars dimulai sebagai proyek kecil keluarga. Matt Wachter kemudian bergabung dengan band sebagai bassis dan pemain kibor. Setelah bekerja dengan dua gitaris lainnya, Kevin Drake dan Solon Bixler, kemudian band mengaudisi Tomo Miličević untuk bergabung dengan band.
Menurut sebuah wawancara dari Virgin Records, mengenai nama band ini;
"Nama band sebenarnya berasal dari tesis yang ditemukan secara online, ditulis oleh seorang mantan profesor Harvard. Dan salah satu bagian dari tesis berjudul "Thirty Seconds to Mars" dan di dalamnya berbicara tentang perkembangan eksponensial teknologi yang berhubungan dengan manusia dan secara harfiah kita menemukan diri kita dalam tiga puluh detik ke mars. Dan kami pikir itu adalah yang terbaik untuk menggambarkan musik kami, singkatnya".
Meskipun Jared Leto adalah aktor besar Hollywood, dia memilih untuk tidak menggunakan posisinya itu untuk menaikkan nama band dan bahkan, dia menolak untuk bermain di tempat jika mereka telah menggunakan namanya untuk mempromosikan band.

30 Seconds to Mars (2002-2005)

Album self-titled mereka dirilis pada 27 Agustus 2002 oleh Immortal Records dan Virgin Records, yang diproduksi oleh Bob Ezrin dan Brian Virtue. Singel pertamanya, "Capricorn (A Brand New Name)", memuncak pada nomor 31 di Mainstream Rock Tracks Billboard. Dalam video musiknya, para anggota band berada di padang pasir dimana terdapat orang-orang sedang menggali lubang lumpur. Band ini bermain di dalam sebuah galian yang ditonton oleh orang-orang. Singel kedua album ini adalah "Edge of the Earth".



A Beautiful Lie (2005-2008)

Album kedua mereka, A Beautiful Lie, dirilis pada 30 Agustus 2005 oleh Immortal Records dan Virgin Records, yang diproduksi oleh Josh Abraham. Singel pertama, "Attack", membawa 30 Seconds to Mars menuju kesuksesan. Video musik untuk lagu ini difilmkan di sebuah hotel yang telah terlantar di Hollywood.
Pada bulan Januari 2006, album ini meraih platinum oleh Recording Industry Association of America untuk distribusi lebih dari satu juta album. Pada bulan Maret 2006, band ini memulai tur pertama mereka, disebut Forever Night, Never Day. Pada Oktober 2006, band ini memulai Welcome to the Universe Tour, disponsori oleh MTV2.
Singel kedua dari album ini adalah "The Kill" yang mengikuti keberhasilan singel sebelumnya. Lagu ini menghabiskan 52 minggu di Modern Rock Tracks Billboard. Video musik lagu ini berdasarkan film Amerika Shining. Singel ini memenangkan MTV2 Award di MTV Video Music Awards, Best Single di Kerrang! Awards, Best Live Action Terbaik di mtvU Woodie Awards, Video of the Year dan Best Rock Video di MTV Australian Music Awards dan Best Video Inspired By Film di Fuse Chainsaw Awards. Singel ini juga menduuki nomor 18 pada tangga lagu Top 100 Hit MTV Italia tahun 2007.
Pada 1 Maret 2007, saat tur di El Paso, Texas, Jared Leto mengumumkan bahwa ini adalah konser terakhir dari 30 Seconds to Mars bersama Matt Wachter. Dia mendedikasikan lagu terakhir saat acara, "R-Evolve", untuk Matt. Mereka juga bermain di berbagai festival seperti Roskilde, Rock am Ring, Pinkpop, Give It A Name dan Download.
Singel ketiga dari album ini adalah "From Yesterday" juga meraih kesuksesan. Video musik ini diinspirasi dari film Italia, The Last Emperor. Ini adalah video musik rock pertama dari Amerika yang pernah disyut secara keseluruhan di Republik Rakyat Cina. Singel ini memuncak di nomor 1 Modern Rock Tracks Billboard, serta tangga lagu di Eropa, Bolivia dan Latvia. Saat itu, 30 Seconds to Mars juga memenangkan Best Artist di TRL Awards Italia, Best Rock Artist di MTV Europe Music Awards, Best of 2007 di Fuse Awards dan Best International Artist di Bandit Rock Awards.
Singel keempat dari album ini adalah "A Beautiful Lie" dan sangat sukses. Video musiknya adalah montase gambar Greenland, dengan adegan band ini bermain di gunung es. Singel ini memenangkan Video Star di MTV Asia Awards dan di MTV Europe Music Awards, dan di tahun 2009 singel ini bersertifikasi Gold oleh MTV International. Pada bulan April 2008, singel kelima dari album 30 Seconds to Mars, "Story", dirilis hanya di Argentina.
30 Seconds to Mars pada tahun 2008 memenangkan Best Single untuk "From Yesterday" dan Best International Band di Kerrang! Awards, Best Rock Artist International di MTV Latin America Awards dan Best Rock Artist di MTV Europe Music Awards yang juga menjadi salah satu pembawa acaranya.




Gugatan Virgin Records dan This Is War (2008-sekarang)

Pada bulan Agustus 2008, Virgin Records mengajukan gugatan sebesar $30 juta, menggugat band karena menolak untuk menyampaikan tiga album seperti yang dipersyaratkan oleh kontrak. Menurut gugatan, band ini "menolak" kontrak pada bulan Juli 1999.
Pada edisi 11 Februari 2009, Kerrang! mengatakan judul untuk album baru mereka adalah This is War. Di Twitter, Jared merilis sedikit informasi tentang perjalanannya ke Haiti, dan merekam lagu berjudul "Hurricane" dengan Kanye West dan Brandon Flowers dari The Killers.
Pada 28 April, mereka kembali dari EMI dan gugatan itu dibatalkan.
Segera setelah pengumuman penyelesaian gugatan, 30 Seconds to Mars mengatakan kepada MTV News bahwa mereka telah berjanji untuk merilis This is War pada Oktober 2009.[15][16] Menurut Twitter mereka, mereka memiliki setidaknya empat lagu yang telah diselesaikan untuk album baru mereka tanggal 27 Mei. Meskipun tanggal ini telah berubah beberapa kali, 30 Seconds to Mars telah mengumumkan bahwa This is War akan dirilis pada 8 Desember 2009.

Member 

  • Jared Leto - vokal, gitar, gitar bass, lirik
  • Tomo Miličević - gitar, biola, gitar bass, kibor/synth, programming
  • Shannon Leto - drum, perkusi




 Mantan Member
  • Matt Wachter - gitar bass, kibor/synth
  • Solon Bixler - gitar
  • Kevin Drake - gitar
Tur Member
  • Tim Kelleher - bass,
  • Braxton Olita - gitar, kibor/synth
Album




Creed

Creed merupakan band Post Grunge/rock alternatif yang terkenal di akhir tahun 1990an dan awal 2000 di Amerika Serikat. Creed mengadaptasi lagu grunge rock alternatif menjadi lagu yang enak didengarkan di radio.
Beberapa pendengar menganggap lagu-lagu Creed sebagai Christian rock. Namun, vokalis Creed sendiri telah menyatakan :
"Kami sudah mengatakannya berulang kali, kami bukan 'band Kristen.' Kami tidak punya rencana untuk membuat orang lain mempercayai keyakinan yang sama dengan kami." — Scott Stapp, vokalis.

Creed terbentuk di Tallahassee, Florida pada tahun 1995 dengan nama Naked Toddler ketika Stapp dan gitaris Mark Tremonti, bermain bersama dan mulai menulis lagu. Kemudian mereka menambah bassis Brian Marshal dan drummer Scott Phillips. Kemudian mereka berganti nama menjadi Creed yang dinamakan dari band terdahulu Marshall, "Maddox Creed".
Mereka bekerja di bar-bar secara langsung, dimana mereka menarik perhatian Jeff Hanson, yang memperbolehkan mereka bermain di tempat yang lebih besar. Kemudian Hanson membujuk produser John Kurzwegg untuk memproduksi lagu-lagu Creed. Album pertama mereka, My Own Prison diluncurkan dan didistribusikan ke stasiun radio Florida. Ini menarik perhatian beberapa label yang setuju untuk melihat band, namun ternyata hanya sekadar melihat. Tanpa sengaja, Diana Meltzer dari Wind-Up Records mendengar Creed bermain langsung. Akhirnya dia memasang Creed dibawah label Wind-Up. Setelah remix agar terdengar lebih enak, My Own Prison diluncurkan ulang oleh Wind-Up Records. Human Clay, album kedua Creed yang memenangkan 11 platinum
Album tersebut tanpa diduga berhasil sukses, mencapai Top 40 di Billboard Top 200, dan memunculkan beberapa single ("My Own Prison," "Torn," "What's This Life For," and "One") yang mencapai puncak chart rock di radio. Lagu hit "My Own Prison" juga muncul sebagai pertunjukan langsung di album amal, Live in the X Lounge. Album kedua mereka, Human Clay, diluncurkan pada tahun 1999. Single di album tersebut, "Higher," mendapat beberapa minggu di puncak chart rock. Sampai pada awal tahun 2000 single tersebut menyebrang masuk ke radio pop dan menjadi Top Ten dalam Billboard Pop Chart. Lanjutan single tersebut, "With Arms Wide Open", juga merupakan hit nomor 1 pada musim panas tahun itu.
Sementara itu, Brian Marshall disalahkan para fan ketika dia mengkritik Pearl Jam di sebuah stasiun radio. Dia kemudian dikeluarkan dari band, dan Brett Hestla mngambil alih tur Human Clay. Ketika itu, Fred Durst dari Limp Bizkit menghina Stapp di suatu festival dimana kedua band tersebut mengadakan pertunjukan. Merespon perbuatan Fred Durst, Scott Stapp mengundang Fred Durst untuk bertanding tinju, dimana Durst menolak.
Pada musim gugur pada tahun 2001, My Sacrifice, single pertama dari album terakhir Creed, Weathered, dipakai dalam seri promosi video yang dibuat oleh WWE (World Wrestling Entertainment). "Young Grow Old", side-b dari Human Clay, juga digunakan sebagai lagu tema untuk WWE Backlash pada April 2002. Pada awal 2002, "Bullets" diluncurkan sebagai single. Singlet tersebut tidak terhitung cukup sukses, namun Creed segera memunculkan hit musim panas terbesarnya, "One Last Breath".
Stapp mengalami kecelakaan pada April 2002, yang membuat tur yang telah mereka rencakan sepertinya tidak jadi. Namun Stapp sembuh tepat pada waktunya untuk berpartisipasi dalam pertunjukan terakhir. "Don't Stop Dancing" merupakan hit kecil dari Creed pada akhir 2002/awal 2003.
Creed diisukan pada tahun 2003 bahwa Stapp menggunakan obat terlarang sehingga dia tidak mampu menyanyikan lirik-lirik Creed. Namun isu tersebut dihapus. Masalah berlanjut ketika Creed diisukan menyampaikan pesan-pesan religius dalam musik dan videonya. Sebagian besar penanganan tersebut diarahkan langsung oleh Stapp, walaupun dia menyangkal adanya hubungan antara agama dan band. Hal ini mengakibatkan Stapp keluar dari band.
Pada tanggal 4 Juni 2004, Creed membubarkan diri. Stapp sudah merekam album solo, The Great Divide, bekerja sama dengan Roadrunner Records, sementara yang lainnya sudah membentuk band baru, Alter Bridge, dengan Myles Kennedy. Bassist Brett Hestla juga bergabung dengan band Dark New Day.

Tahun 2009, Creed mengadakan pre reunian dan meluncurkan  album "FULL CIRCLE". Dan di tahun 2012 ini, Creed dikabarkan akan menggarap album terbaru mereka yang pertama sejak rilisan terakhir di tahun 2009, Full Circle keluar.

“Kami menghabiskan sekitar tiga hingga empat minggu melakukan jamming bersama dan menulis materi baru. Kami merasa lima (lagu baru) itu memiliki hal yang simetris dan berkelanjutan di dalamnya dan akan kami buat rekamannya. Jadi jika Anda ingin melihatnya dari sudut pandang itu, kami separuh jalan menuju sana,” ungkap frontman Scott Stapp.

Menurutnya, kali ini bandnya juga tidak menerapkan jadwal tertulis untuk album terbaru. “Kami bisa memulai proses rekaman secepatnya Maret ini, dan (jika itu terjadi) tentu saja kami akan megeluarkan sebuah album pada musim panas ini,” terang Stapp.

Menciptakan sebuah album sebaik-baiknya adalah target yang Creed ingin capai untuk album terbaru ini. Seluruh anggota band sepakat untuk menjadikan ini sebagai prioritas utama mereka beberapa bulan ke depan.

“Kami akan terus menulis sampai kami rasa kami punya yang terkuat, album terbaik yang pernah kami lakukan. Itulah target kami. Jika itu memakan waktu sepanjang tahun untuk melakukannya dan album ini tidak keluar sampai tahun depan, itu bukan masalah,” kata penulis lirik utama dalam Creed ini.

Selain itu, band yang mempopulerkan lagu “My Sacrifice” ini juga akan belajar dari tur yang mereka jalani mulai April nanti, dimana dalam tur tersebut Creed akan membawakan lagu-lagu dari dua album pertama mereka, My Own Prison dan Human Clay.

“Kami akan tetap membuat sebuah rekaman yang terbentuk dari melodi-melodi besar dan saya rasa hal itu selalu menjadi semacam esensi dari band ini,” ungkap Gitaris Mark Tremonti.

Album

My Own Prison  (1997) - Download

Human Clay  (1998) - Download

Weathered  (2001) - Download

Full Circle (2009) - Download

 

 

Members 

 Scott Stapp
Mark Tremonti
Scott Phillips
Brian Marshall

 

 

 

 


Sabtu, 17 Maret 2012

Seether


Seether adalah band post-grunge/alternative metal dari Pretoria, Afrika Selatan, yang dibentuk pada 1999. Band ini saat ini masuk ke Wind-up Records dan Rekaman Musketeer. Awalnya bernama Saron Gas dan ditandatangani untuk Rekaman Musketeer di Afrika Selatan, mereka mengubah nama mereka pada tahun 2002, bertepatan dengan rilis album kedua mereka dan debut major label: Disclaimer.

Early Days, Fragile, Disclaimer (2000-2002)

Saron Gas dimulai di Johannesburg, Afrika Selatan, dengan penampilan publik mereka di pesta-pesta, klub malam, Konser skala besar, dan universitas2, seperti Universitas Cape Town dan University of Stellenbosch, dalam the lunch-time crowds in the Neelsie centre di kampus yang terakhir hingga akhir musim panas 2001.

Sebagai Saron Gas, band ini merilis album pertama, Fragile, pada Catatan Musketeer, pada tahun 2000 di Afrika Selatan. Setelah kesuksesan band mencapai pada Singles Chart Afrika Selatan, Wind-up Record menaruh minat pada suara berat Saron Gas dan mendatangkan mereka ke label. Band ini berganti nama untuk menghindari kebingungan dengan gas sarin, gas syaraf mematikan manufactured (tapi tidak pernah digunakan) dalam Perang Dunia II oleh Kantor Senjata Angkatan Darat Jerman. Nama band menjadi Seether tak lama kemudian.


Success and Disclaimer II (2002–2004)

Setelah Disclaimer dirilis, band ini melanjutkan tur non-stop dengan harapan meningkatkan penjualan dan Promosi. Setelah menyelesaikan tur, band ini telah merencanakan untuk pergi ke studio dan merekam rilis kedua mereka. Namun, mereka malah dimanfaatkan untuk mendukung Evanescence pada tur di seluruh dunia yang menunda rencana proses rekaman mereka dengan hampir satu tahun. Pada tur ini, Seether  Membawakan lagu akustik "Broken" menjadi sebuah Lagu ber-balada Elektrik dan  Menampilkan Amy Lee dari Evanescence berbagi tugas vokal dengan Morgan selama pertunjukan live. Terinspirasi oleh reaksi positif duet mendapat di jalan dan mungkin didorong oleh Kisah Cinta  antara Lee dan Morgan, band ini menuju ke studio dan cepat mencatat versi pengganti "Broken" dengan Amy Lee pada vokal. Lagu ini, bersama dengan lagu baru berjudul "Sold Me", adalah Official pada soundtrack untuk film 2004 The Punisher dan sangat sukses, membawa ketenaran band di Amerika Serikat, Inggris dan Australia pada khususnya. Morgan telah menyatakan bahwa lagu hit berkaitan dengan suatu kejadian dimana band ini mengalami apa yang perusahaan rekaman ingin daripada apa band ini inginkan, disclaimer II, versi alternatif dari album asli dengan banyak lagu remix atau rerecorded. serta delapan lagu tambahan, dirilis pada akhir 2004.




Karma and Effect, One Cold Night (2005–2006)

Pada tahun 2005, band ini merilis tindak lanjut album mereka Karma And Effect. Judul asli untuk album ini Catering to Cowards, tapi label rekaman band itu memerintahkan mereka untuk mengubah nama. Karma and Effect debut di nomor 8 dari US Billboard 200 tangga album dan bersertifikat emas di Amerika Serikat dan Kanada. Album ini menelurkan tiga single, "Remedy", "Truth" and "The Gift". "Remedy" mencapai nomor 1 dari Charts Mainstream Rock AS, menjadi Nomor pertama begitu juga dengan Seether.

Seether  merilis CD akustik / DVD set berjudul “One Cold Night”, direkam pada 22 Februari 2006, di Grape Street di Philadelphia. Morgan, yang telah menderita sakit perut, memutuskan untuk melakukan kinerja akustik set-list mereka daripada membatalkan pertunjukan. Shaun telah menyatakan bahwa label memilih untuk membuat album tanpa kata-kata kotor, yang merupakan alasan mengapa "Needles" and "Burrito" tidak di album ini.

Pada tanggal 16 Juni 2006, diumumkan melalui situs resmi Seether bahwa gitaris Pat Callahan telah memilih untuk meninggalkan band. Alasan yang tepat untuk keberangkatan Callahan tidak diketahui, tetapi bisa saja disebabkan oleh Callahan tidak menikmati Seether Dengan materi baru. Mengenai perasaannya atas situasi, Shaun Morgan berkomentar:

     "Um ... lega sedikit ... sebenarnya jauh… Dia adalah orang di band yang selalu naysayer kami, dan dia adalah energi negatif sejauh ini dalam menulis. Saya pribadi merasa kehilangan, yang aneh untuk beberapa alasan penyebab. dia teman saya selama empat tahun. Tapi ketika dia keluar, agak keluar dengan dia.

Morgan masuk ke rehabilitasi karena kecanduan alkohol pada bulan Agustus 2006, memaksa band untuk membatalkan tur mereka dengan Staind and Three Days Grace.




Finding Beauty in Negative Spaces (2007–2009)
Front-Man  Shaun Morgan mengaku sebelum debut album baru yang akan lebih "beragam" dari upaya sebelumnya. Awalnya ditujukan untuk rilis bulan Agustus, Mencari Finding Beauty in Negative Spaces ditunda karena bunuh diri saudara Morgan, Eugene Welgemoed. Diproduksi oleh Howard Benson, album ini akhirnya memukul rak pada tanggal 23 Oktober 2007. Album debut di nomor 9 dalam tangga album Billboard 200, menjual 57.000 kopi di minggu pertama. Karya seni Cover albumnya menampilkan "Candice Roh", dan digambarkan oleh David Ho.

Single pertama, " Fake It ", mencapai posisi teratas di Mainstream Rock Charts Charts AS dan Modern Rock, yang tersisa di atas setidaknya selama 9 minggu pada kedua grafik. Itu juga tema untuk WWE ini No Way Out 2008. Setelah sukses dengan "Fake It" singel kedua, "Rise Above This" (ditulis untuk Eugene Welgemoed), dirilis dan telah mencapai tempat # 1 di chart Modern Rock Tracks dan 2 atas dengan mitra utama nya. Singel akhir dari album ini "Breakdown", video yang dirilis pada tanggal 12 November 2008 setelah penundaan dari tanggal asli nya 23 dijadwalkan rilis Oktober.

Seether  meluncurkan tur untuk mendukung album pada awal 2008 yang bertahan lebih dari setahun, mempekerjakan Troy McLawhorn dari Dark New Day, Evanesence, Sevendust, dan doubleDrive sebagai gitaris tur pada tanggal 15 Februari 2008. McLawhorn sebelumnya melakukan tugas sebagai gitaris pengganti Evanescence selama tour terakhir dari “The Open Door”. The tour saw the band share the stage with several bands for several different legs, Termasuk Three Days Grace, Finger Eleven, Breaking Benjamin, 3 Doors Down, Skillet, Red, Papa Roach, Flyleaf, Econoline Crush, and Staind. Setelah sukses tur, McLawhorn dijadikan  personil resmi band.
Seether  mengakui kali pertama Dianugrahi South-Africa Music Award untuk kategori "Best Rock: British" untuk Finding Beauty in Negative Spaces, serta pertama mereka MTV Afrika Music Award untuk " Best Alternative Artist ".

Pada awal 2009, sebuah lagu baru berjudul "No Shelter" adalah fitur pada official Soundtrack TV NCIS dirilis pada 10 Februari. Juga, sebuah cover dari Wham!'S "Careless Whisper" tersedia untuk pembelian sebagai download digital atau ponsel. Lagu ini dilaporkan tertutup sebagai lelucon. Wind-up mendekati Seether untuk melakukan sebuah lagu untuk Valentine Days, jadi sebagai lelucon, mereka menutup Cheesy 80s pop ballad"[citation needed] Menjadi lagu rock / Metal Hard. "Careless Whisper" yang sudah banyak Seether publisitas. Video musik untuk "Careless Whisper" perdana pada 15 Juni 2009, dan lagu dapat ditemukan sebagai lagu tambahan pada rilis ulang Finding Beauty in Negative Spaces.

Dari Maret sampai April 2009, Seether didukung Nickelback pada 2009 Dark Horse tour mereka. Shaun dan Dale dikonfirmasi dalam sebuah wawancara pada tanggal 2 Maret 2009, setelah tur Nickelback, Seether akan mengambil sisa tahun untuk menulis dan merekam untuk tindak lanjut Finding Beauty in Negative Spaces. Meskipun istirahat, Seether memainkan serangkaian tour "One-Off" selama sisa tahun 2009, termasuk pertunjukan di Jepang bermain untuk pasukan Amerika sebagai bagian dari tur USO pada tanggal 23 Mei dan 24 Mei 2009 di Okinawa di Camp Schwab, dan kemudian di KKL Iwakuni pada tanggal 26 Mei 2009 untuk Marinir AS. Seether juga tampil di sejumlah festival selama musim panas tahun 2009, termasuk set di Festival Lembah Chippewa Musik dan Kota Quebec Festival, sebelum mengakhiri tur mereka di Festival E Besar, Springfield, MA, pada tanggal 4 Oktober 2009.




Holding Onto Strings Better Left to Fray (2010-present)

Setelah berbulan-bulan menggarap musik untuk album mendatang di Nashville, Tennessee dengan produser Brendan O'Brien,  Seether mulai tur lagi pada bulan April 2010, dengan maksud untuk kembali ke studio "pada minggu pertama Juni "untuk melengkapi rekor baru. Pada bulan Agustus 2010, drummer John Humphrey menegaskan bahwa Seether selesai merekam album baru, dan sedang dalam proses mixing. Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa album ini akan kemungkinan besar akan dirilis pada Januari 2011. Humphrey juga menyebutkan bahwa band ini merasa bahwa album ini adalah karya terbaik mereka dan menyimpulkan bahwa "very strong, melodic, and heavy at times." Dalam wawancara dengan Johnny Dare pada bulan September 2010, Shaun Morgan menegaskan bahwa album baru telah selesai dan sedang menunggu rilis oleh Wind-up Records. Namun, Morgan juga menegaskan bahwa album baru maka tidak mungkin telah ditetapkan untuk rilis hingga awal 2011.
Pada tanggal 4 September 2010, selama pertunjukan live di DuQuoin itu, IL State Fair, Seether memulai debut lagu baru berjudul "No Resolution". Lagu ini muncul dalam “the Holding Onto Strings Better Left to Fray album”.
Selama sebuah wawancara (tanggal 3 Jan 2011) dengan Planet 1051 radio di Louisiana, gitaris Troy McLawhorn dan drummer John Humphrey menegaskan bahwa band ini akan merilis album baru berjudul “Holding Onto Strings Better Left to Fray” pada bulan Mei. Single pertama dari album, berjudul "Country Songs" dirilis pada tanggal 8 Maret di Amerika Serikat dan pada tanggal 4 April di Inggris, sedangkan album baru dirilis pada tanggal 17 Mei 2011.
Pada tanggal 8 Maret, Seether mengumumkan melalui Twitter bahwa gitaris Troy McLawhorn telah memutuskan untuk meninggalkan band untuk mengejar kepentingan lain di mana ia kembali menjadi gitaris rythm Evanescence.
Pada 10 Mei 2011 Seether Perform di Cincinnati, Ohio. Pada 11 Mei 2011 Seether Perform di South Bend, Indiana. Kedua konser direkam dan dirilis sebagai CD edisi terbatas ditetapkan untuk setiap kota individu.

Pada 25 Mei 2011 diumumkan bahwa Seether telah mencapai posisi tertinggi mereka di US Billboard 200 Charts dimana “Holding Onto Strings Better Left to Fray” naik ke posisi 2. Juga memperoleh nomor satu di Album rock AS, Alternatif AS Album Charts dan AS Hard Rock Album. Ini adalah yang terbaik penjualan minggu pertama 61.000. dijual sejak Karma and Effect tersingkir di nomor 8 dengan 82.000 catatan penjualan pada tahun 2005.

Seether Perform di panggung utama Festival Gempar bersama band Avenged Sevenfold, Three Days Grace, Bullet For My Valentine, dan Escape The Fate.Dari 19 November - 15 Maret Seether akan mendukung 3 Doors Down pada tur Eropa mereka.

Pada edisi 9 Januari 2012 Raw, WWE menggunakan "Night" dalam video mempromosikan induksi Ujung ke 2012 WWE Hall of Fame. Sebelum induksi Edge, versi lama dari paket video yang menampilkan lagu ini memperingati mantan pegulat yang terpaksa pensiun karena karir mengancam cedera, ditunjukkan selama malam apresiasi yang terjadi setelah kesimpulan dari rekaman Smackdown di 13 September 2011 di Air Canada Centre di kampung halamannya di Toroto, Ontario, Kanada yang difilmkan untuk DVD, You Think You Know Me: The Story of Edge. Segmen ini hanya dapat ditemukan pada rilis Blu-ray.

Seether telah memiliki nama masing-masing  #1 Active dan #1 Heritage Rock Artist for 2011 by Billboard.
Seether  merilis sebuah EP remix untuk merangsang mereka Ke “Holding Onto Strings Better Left to Fray” pada 7 Februari 2012 berjudul Remix EP.

Shaun Morgan mengumumkan di sebuah wawancara di tahun 2012 NAMM Show, "Yah pertama kami hanya pergi ke Eropa maka kita akan ke negara yang kita belum pernah, kita akan ke Australia, Selandia Baru dan kemudian setelah itu, kita menghubungkan dengan 3 Doors Down di Eropa dan kami menyelesaikan tur dengan mereka dan kami kembali dan kami melakukan tur Nickelback pada bulan April dan Juni saya pikir. " Mereka juga akan mengunjungi Rusia.


Band members

 

Current
Former

Discography

Studio albums
Digital albums