Cleopatra ID adalah Band Alternative Metal yang berasal dari Cirebon-Indonesia.terbentuk pada 19 maret 2006. awalnya Cleopatra ID Ber-Genre Alternative POP, dengan mengusung genre tsb selama ±2 tahun. Cleopatra ID memang benar-benar mendapat respon yang sangat baik dari pendengar radio-radio lokal Cirebon . Setelah lama berkecimpung dalam genre tersebut, Cleopatra ID mulai berevolusi untuk mencoba genre baru. Hal itu berawal dari pengakuan sang vokalis yang menyatakan kekurang nyamanannya dengan genre sebelumnya.
Pada Januari 2009, Ryzha Cleopatra dengan membawa Bendera Cleopatra
Memutuskan untuk bergabung dengan Band indie Cirebon, yaitu Imodium yang
mengusung Alternative metal, Dengan kesepakatan mengubah nama baru
menjadi “Cleopatra ID” Dengan mengabungkan antara Alternative Metal Dan
Gothic rock sebagai Genre yang dipilih Cleopatra ID.
Dan terakhir, pada Bulan Juni 2011 Cleopatra ID mengalami perubahan
personil. Dengan formasi Ryzha(vocal,keyboard), Irman(Guitar),
Gilang(Drum), Fikih(Bass), lebih memilih Genre Alternative metal , yang menurut mereka lebih mudah untuk dicerna, dengan menggabungkan sentuhan-sentuhan antara Gothic dan Grunge.
Evanescence, Seether, Breaking Benjamin, dll, adalah band-band yang mempengaruhi musik Cleopatra ID seperti saat ini. Tanpa melihat siklus perkembangan pasar musik di Indonesia saat ini, Cleopatra ID tetap berharap dapat diterima teman-teman penikmat musik.
Cleopatra ID (2009-2011) - Download
Illusion
Cahaya
Who I am
Go to Hell
Stagnate
Desire of Reckindled Fire
Desolate
Terricolous
World of Theme
Aliquid
Fortify (intro)
Cleopatra CBC (2007)
Maya
Aku yang Bisa
Saying
Diam
Aku
Mimpi
Wolfman
Almond Pheuz adalah band Gothic Metal Cirebon, mulai didirikan sejak tahun 2006 silam tepatnya pada 6 Juni
(06-06-2006). Berawal dari obrolan iseng bersama
dengan teman-teman, lalu merekapun sepakat membuat Band yaitu
The Barzah (2006) dan sempat berganti-ganti nama dan personel. Hingga di
tahun 2007, Band yang dimotori oleh Eraz, mengukuhkan untuk membuat
band “Almond Pheuz..
Formasi Almond Pheuz : Esty (Vokal), Uga (Vokal
Scream), Eraz (Gitar), Dheriz (Rhtym), John Putra (Bass), Wahyu (Drum).
Saat ini basecamp mereka di Jl. Karang Jalak Mekar, Rt. 04 Rw. 07
Sunyaragi Kota Cirebon, Contact Band : Hp. 08977067673, 087729061626.
Nama Almond
Pheuz memiliki Arti sendiri, yaitu Aliran Monster Perkumpulan
Underground Sunyaragi. Aliran Monster itu mengidentifikasikan karakter
musik kita yang suka dengan suara-suara screaming (jeritan).
Almond Pheuz terinspirasi dari band-band seperti Within Temptation, Geboren, Inner Beauty, Tottal Tragedy, dll. Selain Gothic Metal, Almond juga cenderung terpengaruh oleh rock Indonesia era tahun 90-an kayak Nike Ardila, Popy Mercuri, Mel Shandy, Nicky Astria.
Album Dadjal 2012
Selama 1 tahun mereka
mengumpulkan lagu-lagunya. Dan pada akhirnya
mereka bersepakat untuk membuat dan memproduksi sendiri lagu-lagu yang
sudah direkamnya kedalam CD Album.
Memproduksi
sendiri karya-karya yang sudah diciptakan dan mulai berfikir untuk
membuat jalur pemasaran sendiri. Walaupun itu memang tidak mudah, tapi
hal ini harus mulai dilakukan oleh mereka para musisi independent.
Karya-karya Almond Pheuz
yang ada di Album "Dadjal 2012" berisi 12 lagu beraliran Metal Gothic,
yaitu ; Harapan Yang Sirna, Jatuhnya Hari Akhir, Dadjal 2012, Sujud Anak
Durhaka, Peristiwa Kematian, Pedihnya Tersiksa, Ingin Ku Terbebas,
Bisikan Syetan, Kesunyian Hati, Selamat Tinggal, Sang Bidadari, Renungan
(Versi Akustik).
Bagi yang berminat memiliki koleksi CD Almond Pheuz "Dadjal
2012", bisa dipesan melalui saya langsung atau silahkan Kunjungin Online
STore Paviliun Kreatif, KLIK DISINI.
Within
Temptation adalah Band Gothic Metal asal Eropa yang lebih jelasnya berasal dari
negeri kincir angin Belanda. Within temptation terbentuk tahun 1996 dengan
formasi pertama mereka yaitu
Sharon den Adel – Vocals
Robert Westerholt –
Rhythm Guitar, death vocals
Jeroen van Veen – Bass
Martijn Westerholt –
Keyboards
Mich,Papenhove – Guitar
Dennis Leeflang – Drums
tetapi seiring
waktu yang berjalan formasi mereka diatas panggungpun mengalami perombakan.
Dan
formasi mereka yang sekarang adalah :
Sharon
den Adel – Vocals (1996-sekarang)
Robert Westerholt – Rhythm Guitar, death
vocals (1996-sekarang)
Ruud Adrianus Jolie – Lead Guitar (2001-sekarang)
Jeroen van Veen – Bass (1996-sekarang)
Martijn Spierenburg – Keyboards
(2001-sekarang)
Stephen van Haestregt – Drums (2002-sekarang).
Adapun
bekas anggota Witin Temptation adalah sebagai berikut:
·Ivar
de Graaf – Drums (1996-1998, 1999-2001)
·Martijn
Westerholt – Keyboards (1996-2001)
·Michiel
Papenhove – Guitar (1996-2001)
·Jelle
Bakker – Guitar (2001)
·Ciro
Palma – Drums (1998-1999)
·Dennis
Leeflang – Drums (1996)
Pada
awalnya band ini aktif di panggung musik underground,dan bendera band mereka
mulai berkibar di kalangan underground sejak merilis album Enter (1997).
Namunsejak mereka merilis album Mother
Earth yang mengandalkan single Ice Queen, band ini menjadi terkenal di semua
kalangan, album ini menduduki nomor 2 di jumlah penjualan di Belanda,
selanjutnya album The Silent Force (2004) dan The Heart Of Everything (2007)
selalu menduduki no 1 di chart Belanda. Kesuksesan album Mother Earth membuat
Sharon meninggalkan pekerjaannya sebagai seorang desainer di sebuah perusahaan
fashion.
Album
ini dirilis tahun 1997, membuat band ini terkenal di kalangan underground Eropa
dan membuat mereka tampil di festival-festival Metal yang terkemuka di Belanda.
Pada album ini juga menampilkan suara Grunt Robert Westerholt dan paduan suara
anak-anak yatim piatu. Adapun single-single yang masuk ke album ini adalah: 1.
Restless 2. Enter 3. Pearls of Light 4. Deep Within 5. Gatekeeper 6. Grace 7.
Blooded 8. Candles
Tidak
ada yang baru di album ini hanya menambahkan 3 lagu baru. Setelah album ini
Within Temptation memutuskan untuk rehat selama setahun dan membangun studio
mereka sendiri.
Single
andalan mereka pada album ini adalah “Ice Queen”, dan album Mother Earth laku
keras, Within Temptation pun laris manggung di negara-negara Eropa.
Dirilis
15 November 2004, di seluruh Eropa. Diproduseri oleh Daniel Gibson dan meraih
penjualan tertinggi di Belanda. Hit mereka di album ini adalah Stand My Ground, Memories dan Angels.
Mereka sukses mengadakan konser di sejumlah negara eropa. Konser ini bertajuk
The Silent Force Tour. Pada waktu mengadakan The Silent Force Tour, Sharon sang
vokalis menyadari bahwa dia mengandung. Januari 2006, Within Temptation memenangkan
Dutch Pop Prize (kontribusi pop Belanda terbaik) dan Dutch Export Prize (musisi
Belanda dengan penjualan terbaik di luar negeri); Dutch Export Prize sudah
dimenangkan 3 kali berturut-turut.
Dirilis
9 Maret 2007 di Belanda dan 24 Juli di Amerika Serikat. Album ini mengandalkan
single “What Have You Done” dengan bintang tamu Keith Caputo, dari band Triumph
Of Agony (USA). Single “The Howling” sebelum album ini keluar sudah menjadi
soundtrack untuk game The Chronicles Of Spellborn, keuntungan single “Frozen”
digunakan untuk LSM Child Helpline International, LSM yang bergerak untuk
melindungi anak-anak korban KDRT.
Lacuna
Coilmerupakan
bandgothicmetal dari Milan,
Italia.Sejakpembentukannyapada tahun 1994,band
ini telahmemiliki dua perubahannama,yangsebelumnya dikenal sebagai“Sleep of Right and Ethereal”. Terinspirasioleh
kombinasigothic imagery dan music, para anggota telah dikenal
denganmusik
danlagu-lagumidtempotersusun oleh garisgitarmenonjol dankontrasvokal
perempuandual /harmoni
vokallaki-laki untukmembantu penciptaansuarameloditerpisah.Banyak dari materiterakhirband ini, terlihatgayaberat dan lebihdown-tuned,
menampilkan garisbass lebihberbeda danlebih tinggipencampurangitardalamlagu.2012ini,
Lacuna Coil merilis“Dark Adrenaline”,memuncak di nomor15di Billboard200.Pada Maret
Sejarah terbentuk
VokalisAndreaFerrodan bassist/ komposerMarcoCotiZelatimembentukSleep of Right and Ethereal, di Italia pada tahun1994,Dan merekrutRaffaeleZagariapadagitar, danMichaelangelopada drum. Setelah merilisduademo,“Bleeding Souls” dan ” Noise of Bolgia”, Claudio Leomenjadigitaris keduaband ini,dan LeonardoFortidigantiMichaelangelopada drumsetelahkeberangkatannya.Band ini memintaCristinaScabbia(teman mereka), untuk
menyanyikanvokallatar dan bergabung dengan“Sleep of Right and Ethereal”. setelah itu,band ini bergantinama menjadiEthereal,danmenandatangani
kontrak denganCentury Mediapada
akhir1997.Mereka menemukanbahwa namaEtherealsudahdiambiloleh
bandYunani,
kemudian mereka mengubahnama menjadiLacuna Coil,
yang dalam bahasa Inggrisberartispiralkosong.
Lacuna
CoilmerilisEPself-titledmelaluiCentury Mediapada tahun 1998.Tak lama kemudian,tibalah
saatnya keberangkatanbandmatesRaffaelZagaria, Claudio Leo,dan LeonardoForti. Akibatnya,
gitaris dan drummerCristianoMiglioreCristianoMozzatidirekrutsecara resmi.Pada titik ini, band ini tur denganMoonspellsetelah
itu rillis EP Lacuna Coil.
In a
Reverie (1998–2000)
Mengikuti turEropakedua,band ini merekamdebutalbum penuh, In a Reverie, dan menambahkan gitariskeduaMarcoBiazzi. Band
inilaunchingalbumdengan tourEropa,co-headlining with Skyclad. Pada
penilaian Allmusicalbum inidiberi 4bintang,
dan mengatakan “itusebuah debut baikoleh
bandyang menyandangpenonton." Band
melakukan turlebih, berpartisipasi di Milandisponsoritempat oleh
majalah Rollingstone,ditambahsebagaipertunjukanberjudul by a German band.
Halflife
EP-Unleashed Memories (2000–02)
Setelah debut, In A Reverie, Half-Life dirilis pada tahun 2000 dengan lima
lagu, berjudul "Half Life", "Hyperfast", "Stars", (Sebuah cover single Dubstar), "Trance
Awake", dan demo versi dari lagu masa depan, "Senzafine." "Senzafine"
telah ditambahkan ke proyek besar berikutnya band ini band merilis album Unleashed Memoriesdi tahun 2001. Album studio hanya memiliki sepuluh
lagu di atasnya, tetapi masa mendatang termasuk lima lagu dari EP Halflife.
Comalies
(2002–06)
Band ini ke arahperubahan yang lebih baik ketika terobosan
album nya, Comalies dirilis pada tahun 2002; ini mendapat perhatian yang tinggi dari sudut tertentu dari dunia rock. lebih dari setahun kemudian, single pertama dari Comalies,
"Heaven's
a Lie", mulai diputardiradio dan menarik perhatian media, membawa
band ini masukke dalam arus utama musik Amerika
Utara. Pada awal 2005, "Heaven's
a Lie" menang
di Ajang Tahunan Independen Music
Awards ke-4 untuk kategori Best Lagu Hard Rock / Metal . Awal
dari lagu ini juga digunakan sebagai musik pengantar untuk novel podcast audio,
Rookie, oleh Scott Sigler. Single kedua, "Swamped", dimainkan
di rotasi berat dan digunakan dalam video game Vampire: The Masquerade -
Bloodlines. Hal ini juga muncul di soundtrack untuk film Resident Evil: Apocalypse.
Video musik yang difilmkan untuk kedua lagu dan disiarkan
di MTV2's Headbanger's Ball, yang juga menampilkankan lagu, live akustik "Surga itu sebuah Lie".
Pada tahun 2004, Comalies telah menjadi CD terlaris dalam sejarah Century Media.
Band ini tampil di Ozzfest di antara headlining tur klub di Amerika Serikat dan
Eropa. Sebuah bonus, versi diperpanjang Comalies dirilis baik di toko dan di
iTunes. Versi ini terdiri dari kedua versi live dan akustik dari lagu "Heaven's
a Lie", "Swamped", "Unspoken",
"Aeon", dan "Senzafine" dari Unleashed Memories.
Karmacode
(2006–08)
Band dan label menunda rilis Karmacodehingga awal 2006. Menurut website band, ini memungkinkan
lebih banyak waktu untuk dihabiskan pada produksi, dan untuk menghindari musim
panas 2005 jadwal rilis yang padat dengan album rock. Pada tanggal 23 Desember 2005 band
ini mengumumkan pada situs web mereka bahwa semua rekaman, mixing, dan
mastering Karmacode telah selesai. Saat itu diumumkan bahwa Karmacode akan
dirilis di Amerika Serikat pada tanggal 4 April 2006.
Selama tahun 2005 European Tour mereka, Lacuna Coil debutnya dua lagu baru dari
Karmacode di konser yang dipilih: "Our Truth " dan "Fragile"
di bawah penulis "Antonio" dan "A2"
masing-masing.
Karmacode debut di nomor 28 di Billboard Charts. Dianggap oleh Billboard untuk
menjadi "album terbesar dalam sejarah Century Rekaman Media", itu
diakui oleh para kritikus musik dan majalah. Sesuai dengan rilis album baru , Lacuna
Coil tur dengan Rob Zombie di seluruh Amerika Utara pada awal 2006. Setelah tur
mereka dengan Rob Zombie, mereka tampil dipanggung utama Ozzfest pada tahun 2006 bersama dengan System of a Down,
Ozzy Osbourne, dan Hatebreed menjadi “the first female-fronted band to
co-headline the heavy metal festival”. Pada musim panas mereka juga bermain
di panggung utama Download Festival (tiga hari festival musik di Inggris
Donington Park), yang didukung oleh Metallica, Tool, dan Guns N 'Roses.
Desember, Lacuna Coil bekerja sama dengan In Flames, The Sword and Seemless
untuk Tur AS, serta sebagai The Blackest of the Black 2006 Tour.
Empat single yang resmi dirilis dari Karmacode: "Our Truth", "Closer", "Within Me", dan sebuah cover dari Depeche Mode's "Enjoy
the Silence." “Our Truth" adalah single pertama dirilis,
dan memiliki video musik. Lagu ini ditampilkan dalam Underworld:. Soundtrack
Evolution dan memasuki empat puluh teratas di
tangga lagu US Mainstream Rock.
DVD live pertama Lacuna Coil dirilis pada bulan November 2008, berjudul Visual
Karma (Body, Mind and Soul). CD / DVD adalah retrospektif dari semua hal dari
siklus band album "Karmacode". Daftar set fitur konser direkam di
Jerman Wacken Festival dan di Festival Loudpark Jepang pada tahun 2007.
Shallow
Life
(2008–10)
Pada tahun
2008, diumumkan bahwa album studio kelima lacuna Coil akan diproduksi oleh Don Gilmore, dan akan
memiliki beberapa pengaruh Arab. Cristina
Scabbia mengumumkan kepada majalah Rock Sound, "Ini berbeda, tapi Kami
tidak melakukan sesuatu yang benar-benar berbeda dari gaya kami, karena itu tidak akan alami, dan akan menjadi aneh -. Lagu
yang pasti lebih kuat, lebih lengkap, lebih intens, lebih
lurus-ke-titik-". Andrea
Ferro mengatakan, "Kami telah menaruh perhatian lebih pada makna
sebenarnya dari lagu, sehingga vokal sedikit lebih menonjol. Kami telah banyak
bekerja dengan Don Gilmore pada pengucapan kata-kata dalam bahasa Inggris,
sehingga orang benar-benar memahami arti
dari kata-kata. Ada paduan suara yang kuat, di mana orang dapat berhubungan dan
benar-benar memahami apa yang kita maksud ".
Pada
tanggal 13 Desember 2008, terungkap bahwa album baru berjudul Shallow Life. Album
ini dirilis di Eropa pada tanggal 20 April 2009 dan di Amerika Serikat pada
tanggal 21 April 2009. Ini
debut di nomor 16 pada Chart Billboard Top 200 Album, dan menjadi pertama Top Lacuna Coil itu 20
album di Amerika Serikat Pada September 2009,
Telah
terjual hampir 70.000 kopi di Amerika Serikat.
Dark Adrenaline (2011-present)
Sebuah albumbaru yangada dalam karya-karyasejak kuartalpertama ditahun 2011telah
dikonfirmasidengan judulnyakemudianterungkapsebagaiDark
Adrenaline.Pada tanggal 2 September2011,diumumkan bahwasingle
pertama dari list,berjudul
"Trip the Darkness",telah dirilissecara digitalpada 17 Oktober2011, dengan rilis albumpada
24 Januari2012.
Evanescence adalah band rock yang berasal dari Arkansas, Amerika Serikat. Pendiri awalnya adalah Amy Lee sebagai vokalist dan Ben Moody sebagai gitarist. Evanescence artinya berpudar. Amy Lee menyenangi nama Evanescence karena tedengar misterius dan gelap.
Album perdana mereka, Origin (dirilis tahun 2000), kurang dikenal oleh masyarakat pecinta musik. Evanescence juga merilis dua EP, yang sekarang sangat dicari-cari para kolektor karena sangat langka: Evanescence EP (1998) dimana ada sekitar 100 eksemplar dan, Sound Asleep EP, yang juga dikenal sebagai Whisper EP (1999), dan terbatas pada 50 eksemplar.
Tidak aneh, Origin dan kedua EP ini mengandung versi-versi demo dari beberapa lagu yang ada di album perdana mereka. Bahkan, rekaman lagu "My Immortal" juga ditemukan di Fallen selain terdapat di Origin, dikurangi beberapa instrumen pengiring. Namun Amy Lee sendiri menganggap bahwa rekaman ini bukan sebuah album yang sejati namun hanya sebuah kumpulan lagu-lagu demo (di mana beberapa di antara tidak dipentaskan secara baik) yang dikirimkan ke perusahaan-perusahaan musik. Hanya 2.500 eksemplar dari rekaman ini yang pernah dibuat dan dengan ini membatasi availability-nya hanya kepada beberapa yang mujur bisa membelinya pada tahun-tahun awal atau kepada mereka yang bersedia membayar ratusan dolar. Sebagai reaksi, Amy Lee bahkan mendorong para penggemar untuk men-download-nya dari internet pada sebuah wawancara.
Tidak mengherankan beberapa perusahaan pembajakan menjual rekaman-rekaman bajakan Origin, biasanya sebagai "rilis ulang Rusia" dan pada harga yang tinggi. Oleh karena itu disarankan bahwa para penggemar seyogyanya jangan membuang uang mereka pada sebuah eksemplar Origin karena kemungkinan besar bukan eksemplar asli dan tidak menguntungkan grup ini lagi.
Evanescence sukses lewat album perdananya yang berjudul Fallen sudah banyak kontroversi mengikuti mereka. Hengkangnya Ben Moody sebagai pemrakarsa pendiri Evanescence, banyak orang akan mengira karir band ini akan berakhir. The Open Door yang menjadi album kedua menjadi jawaban bahwa tanpa Ben, Evanescence bisa meraih sukses meski tidak segemilang pada album Fallen. Tapi di balik semua itu melalui kedua album sebelumnya, terdapat 1 hal yang sangat menghawatirkan. Apa? Ya, apa lagi kalau bukan banyak personil yang hengkang, dan kembali menimbulkan bongkar pasang personil yang kembali teradi. Pasca album The Open Door, personil yang tersisa hanya Amy Lee dan Terry Balsamo di posisi gitar dimana ia sebelumnya hanya menjadi pengisi cadangan. Terry sendiri yang bergabung semenjak tahun 2003 ikut membantu Amy Lee dalam tour Evanescence, Anywhere But Home sebelum akhirnya menjadi anggota tetap pada tahun tersebut hingga saat ini, serta terlibat pembuatan album The Open Door.
Seakan tidak mau tenggelam, Amy bangkit melalui studio album ketiganya yakni, Evanescence. Dengan logo tulisan Evanescence yang bersinar melalui sedikit warna putih yang menyala, dikelilingi warna biru dan hitam terkesan kelam, gelap seolah ingin menunjukan dan menegaskan bahwa Evanescence akan tetap ada dan tidak bisa dianggap remeh oleh siapapun, ya inilah era kebangkitan Evanescence. Dengan bergabungnya tiga personil baru yakni Troy McLawhorn pada rhythm gitar, Tim McCord pada bass dan terakhir Will Hunt pada posisi drum semakin memantapkan Evanescence untuk terus melaju meninggalkan masa lalu. Dengan berbagai macam personil yang berasal dari latar belakang grup band yang berbeda semakin memperkaya materi album ketiga ini.
Masih mengandalkan genre alternative metal, dipadu dengan unsur gothic rock tetapi pada album ketiga ini, komposisi musik dan lirik yang ditawarkan tetap terdengar berat, suram dan gelap, meski sekilas sama dengan kedua albumnya, tetapi secara musikalitas memiliki nuansa musik yang berbeda dibandingkan kedua album sebelumnya, serta beberapa track dengan irama up-tempo menghiasi album ini. Dengan vokal Amy Lee yang sangat khas dan menawan, serta serasa ‘menghantui’ siapa yang bisa menolak untuk mendengar “What You Want”, yang menjadi track sekaligus single pembuka dimana Will Hunt bermain sangat kencang pada gebukan drum dan berlanjut dengan iringan distorsi gitar yang kuat, namun terdengar catchy dan mudah untuk dicerna membawa pendengar untuk melihat seperti apa Evanescence saat ini. “Made of Stone” “The Change”, “The Other Side” dan “Sick” tetap terdengar lebih gelap dan suram dan menyiratkan keputusasaan.
Bagaimana dengan track balladnya? “My Heart Is Broken” yang pada intronya dibuka dengan piano sedikit mengecoh dimana pada duapuluh detiknya berlanjut dengan pukulan drum yang menghentak, ditambah lirik yang berisi rasa putus asa pasca ditinggal sang kekasih menambah nilai lebih track ini. “Lost In Paradise” track ballad yang sekilas mengingatkan akan “My Immortal” ini mengajak pendengar untuk menikmati vokal Amy yang powerfull. Melalui “Erase This” dan “End Of The Dream” , Evanescence mencoba bermain dengan nuansa up tempo, begitu pula dengan “Never Go Back” terdengar lebih metal. Namun mendengarkan “Ocean” yang langsung menyangkut ditelinga saya serasa mengingatkan akan track pada album Fallen yakni “Whisper” dan ditutup dengan “Swimming Home” track ballad yang sangat jauh berbeda dengan track Evanescence kebanyakan menjadi track penutup yang sempurna.
Berbeda, ya sedikit berbeda atau mungkin bisa banyak jika pendengar masih mengharapkan Amy akan terus bermain seperti kedua album sebelumnya. Evanescence sendiri merupakan album ketiga dimana ini bisa juga dikatakan proyect idealis Amy Lee bersama bandnya pasca beberapa member Evanescence yang lain pergi. Meski tidak banyak sesuatu yang baru ditawarkan, dan dengan menambah sedikit formula dan sentuhan irama ditangan beberapa personil baru, setidaknya album ini merupakan wujud penantian yang memang layak ditunggu setelah rentang lima tahun pasca perilisan album The Open Door. Nick Raskulinecz yang ditunjuk menjadi produser sebelumnya bekerja sama dengan Foo Fighters, Alice In Chains semakin mempertegas musikalitas yang diusung Evanescence melalui album ini. Terlepas dari sukses atau tidaknya, Amy Lee dan Evanescence berhasil membuktikan bahwa dalam keadaan apapun, Evanescence akan tetap ada, dan tidak ada yang menghalangi untuk terus melangkah ke depan.
Member :
Amy Lee - Vokal, Piano, Harpa dan Keyboards
Tim McCord - Bass
Terry Balsamo - Gitar
Will Hunt - Drummer
Troy McLawhorn - Gitar
Mantan Member : Rocky Gray - Drummer (pisah Mei 2007) John LeCompt - Gitar (pisah Mei 2007) William Boyd - Bass (pisah Juni 2006) Ben Moody - Gitar utama (salah satu pendiri - pisah Oktober 2003) David Hodges - Keyboards (pisah December 2002)
Daftar Lengkap Lagu-lagu Evanescence Evanescence EP (Desember 1998, dirilis oleh BigWig Enterprises)[edisi terbatas, hanya 100 eksemplar]:
1. Where Will You Go (EP versi) 2. Solitude 3. Imaginary (EP versi) 4. Exodus 5. So Close 6. Understanding 7. The End Sound Asleep/Whisper EP (Agustus 1999 dirilis oleh Evanescence dengan pertolongan dari BigWig Enterprises)[edisi terbatas, hanya 50 eksemplar]:
1. Give Unto Me (Sound Asleep versi) 2. Whisper 3. Understanding (Sound Asleep versi) 4. Forgive Me 5. Understanding 6. Ascension of The Spirit (instrumental)
Origin (4 November 2000, oleh BigWig Enterprises): 1. Origin (instrumental) 2. Whisper 3. Imaginary (Origin version) 4. My Immortal 5. Where Will You Go 6. Field Of Innocence 7. Even In Death 8. Anywhere 9. Lies 10. Away From Me 11. Eternal (instrumental)
Fallen (4 Maret 2003, oleh Wind-Up Records) [debut album]: - Download Disini 1. Going Under 2. Bring Me To Life 3. Everybody's Fool 4. My Immortal 5. Haunted 6. Tourniquet 7. Imaginary (versi Fallen) 8. Taking Over Me 9. Hello 10. My Last Breath 11. Whisper (versi Fallen)
(Beberapa saat setelah pertama kali diluncurkan ke pasaran internasional, lagu ke 12 ditambahkan ke album ini, yaitu My Immortal [versi band])
Anywhere But Home [live from Paris] (23 November 2004): - Download Disini 1. Haunted [live] 2. Going Under [live] 3. Taking Over Me [live] 4. Everybody's Fool [live] 5. Thoughtless (korn cover) [live] 6. My Last Breath [live] 7. Farther Away [live] 8. Breathe No More [live] 9. My Immortal [live] 10. Bring Me To Life [live] 11. Tourniquet [live] 12. Imaginary [live] 13. Whisper [live] 14. Missing (previously unreleased)
The Open Door ( 3 Oktober 2006): - Download Disini 1. Sweet Sacrifice 2. Call Me When You're Sober 3. Weight Of The World 4. Lithium 5. Cloud Nine 6. Snow White Queen 7. Lacrymosa 8. Like You 9. Lose Control 10. The Only One 11. Your Star 12. All That I'm Living For 13. Good Enough
Evanescence - Download Disini 1. What You Want 2. Made of Stone 3. The Change 4. My Heart is Broken 5. The Other Side 6. Erase This 7. Lost in Paradise 8. Sick 9. End of The Dream 10.Oceans 11.Never Go Back 12.Swimming Home
plus bonus track in deluxe edition 13.New Way to Bleed 14.Disappear 15.Secret Door 16.Say You Will
Daftar Album Single: Bring Me To Life promo single (Januari 2003, oleh Wind-Up Records): 1. Bring Me To Life
Bring Me To Life single (April 2003, oleh Wind-Up Records): 1. Bring Me To Life (album version) 2. Bring Me To Life (bliss mix) 3. Farther Away (final edit) 4. Missing
Going Under single (September 2003, oleh Wind-Up Records): 1. Going Under (album version) 2. Going Under (live acoustic) 3. Heart Shaped Box (acoustic Nirvana cover) 4. Going Under (video)
My Immortal single (Desember 2003, oleh Wind-Up Records): 1. My Immortal (band version) 2. My Immortal (album version) 3. Haunted (live @ AOL sessions) 4. My Immortal (live from Cologne)
Everybody's Fool single (Mei 2004, oleh Wind-Up Records): 1. Everybody's Fool (album version) 2. Taking Over Me (live from Cologne) 3. Whisper (live from Cologne) 4. Everybody's Fool (instrumental)
Ada juga lagu yang tidak pernah dijual secara umum, yaitu lagu demo mereka pada tahun 1997-1998 dan 2001-2002 yang banyak beredar di situs fan di internet.
Gothic metal adalah sejenis musik metal yang biasanya (namun tidak selalu) memakai dua orang vokalis. Pertama vokal wanita dengan suara soprano, lalu vokal kedua adalah vokal pria dengan gaya vokal dari musik black atau death metal
(sehingga gaya vokal seperti itu banyak disebut sebagai vokal ‘Beauty
and the Beast’). Lirik-liriknya kebanyakan bernuansa pagan, kemuraman,
kegelapan. Aliran musik ini paling populer di Eropa, meskipun jumlah penggemar mainstream (kalangan umum) tidak banyak.
Band yang terkenal dalam jenis musik ini adalah : Nightwish, Within Temptation, Epica, Theater of Tragedy, Lacuna Coil, Trail of Tear.
Untuk band indonesia yang mengusung jenis musik ini antara lain: Total
Tragedy, Innerbeauty, Moses Bandwidth, Geboren, dan masih banyak lagi.
Gothic Metal, Gothic Doom Metal & Gothic-Operatic Power Metal.
Gothic Metal ialah musik metal yang berasaskan riff guitar seperti
musik Thrash / Heavy Metal yang agak bermelodi redup serta dicampur dan
disadur dengan unsur-unsur keyboard dan synth, serta lirik
metafora/puisi yang menjurus kearah kegelapan, kemuraman dan pagan
seperti band My Dying BrideParadise LostAnathema->ini band doom yang berpengaruh pada gothic ! dan kemudian dikembangkan oleh band seperti Evereve dan Crematory.
Dari akar musik Gothic Metal inilah muncul pula aliran Gothic Doom Metal dan Gothic Operatic Power Metal.
Pembawa musik aliran Gothic/Doom yang terkenal ialah Theatre of
Tragedy, mereka ialah band Gothic Doom Metal yang pertama yang
memperkenalkan konsep “Beauty and the Beast act” yaitu konsep lagu yang
menggabungkan suara growl seakan-akan Death Metal
yang digandengkan dengan suara Mezzo-Soprano penyanyi wanita, bunyi
guitarnya keras dan berat(Doom). Nightwish adalah contoh terbaik band
Gothic Operatic Power Metal yang menggabungkan musik Power Metal yang
dicampur dengan keyboard/synth serta lirik yang berlatar Gothic serta
lengkingan soprano yang menonjol dari penyanyi wanitanya.
Sekarang banyak kekeliruan yang timbul antara Operatic dan Gothic. Operatic Metal ialah seperti yang dibawakan oleh Therion dan Nightwish, yang menggabungkan unsur-unsur Simfoni Orkestra
dan vocal Soprano. Vocal wanita dalam aliran Gothic lebih kepada
Mezzo-soprano (ton nada suara yang rendah, seakan-akan suara nyanyian
biasa).